Maling Tali Tambang

 

Maraknya permasalahan bunuh diri mulai dari orang lazim sampai golongan bintang film, membuat Lady Cempluk merinding.

Beliau tidak habis pikir, harta kekayaan yang banyak nyatanya tidak jadi penghalang seorang berani buat memberhentikan hidupnya.

Benak Cempluk kian rancu dikala mengalami sikap suaminya, ucap saja Jon Koplo, berganti. Akhir- akhir ini Koplo jadi pendiam, tidak ingin makan, sedih hati, apalagi sebagian hari beliau tidak masuk kegiatan. Kebingungan Cempluk menggila dikala beliau menciptakan terdapat seutas ikatan tambang nama lain dadung di balik rumah.

“ Astaga, barangkali Abang Koplo dihentikan dari profesinya, lalu ingin bunuh diri…” hati Cempluk.

Hingga, tanpa sepengetahuan Koplo, Cempluk mengutip ikatan tambang itu serta menyembunyikannya di lemari. Tetapi keesokan harinya, beliau kembali menciptakan ikatan tambang di balik rumahnya. Lagi- lagi Cempluk mengambilnya serta menyembunyikannya dengan cara bisik- bisik.

“ Pluk, kenapa abnormal betul. Abang telah 2 kali beli ikatan tambang tetapi lenyap lalu. Apa barangkali terdapat mencolong betul?” pertanyaan Koplo.

“ Abang Koplo, jika terdapat permasalahan apa- apa lha mbok bilang ta Abang, janganlah banyak ini. Apa ndak iba ini loh saya lagi berbadan dua,” gerundel Cempluk.

“ Loh, loh, apa ta maksude?” pertanyaan Koplo bimbang.

“ Ndak papa Abang Koplo dihentikan, tetapi lalu janganlah bernazar bikin memberhentikan hidup gitu ta, Abang,” ucap Cempluk sembari mingsek- mingsek.

“ Ealah Pluk, Pluk, siapa bilang Abang dihentikan, Abang ini loh lagi sakit gigi berhari- hari sebab itu tidak masuk kegiatan. Lalu ini tambang ingin Abang bikin ikatan jemuran,” jelas Koplo tersimpul.

“ Loh, Abang tidak narasi, betul mana Cempluk ketahui. Alami ta, Abang, lagi berbadan dua jadi baperan…” gemam Cempluk kisinan.

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *