Kumpulan Cerita Lucu Arab

1. Narasi Lucu Wisatawan Arab Naik Taksi

Terdapat Wisatawan Arab naik taksi kisaran di Jakarta bersandar di depan seketika taxi- nya disalip mobil pick- up yang ngebut,

Wisatawan Arab:( Kaget serta berteriak)“ Ustahiad! Ustahiad!( Tak lama terdapat mobil truk mendahului, serta berteriak lagi) Ishtibustim! Isthibustim!”

Pengemudi:( Bingung mengikuti perkataan dzikirnya).

Wisatawan Arab:( Sebab terdapat mobil truk mendahului, jerit lagi)“ Aik!!”

Pengemudi:( Bingung mengikuti perkataan dzikirnya).

Wisatawan Arab:( Terdapat lagi mobil gerak badan yang atapnya dapat terbuka ataupun tertutup, serta jerit lagi)“ Adzam! Adzam!!”

Pengemudi:( Terus menjadi bingung).

Wisatawan Arab:( Terdapat pula mobil sedan kecil menyusul dari arah kiri, kemudian mendesis)“ Betul Allah, Ikuzus, Ikuzus!( Tiba2 suatu mobil elegan ngerem tiba- tiba di depannya) Irraref, irraref!”

Pengemudi:( Penasaran)“ Wan, anda lafadz dzikirnya kenapa abnormal. Ane belum sempat denger tuuh?”

Wisatawan Arab:“ Siafa yang zikiran. Ane kan baca catatan di balik mobil mobil yang mulanya mendahului Anda!! Bahasa Ana kan bacanya dari kanan ke kiri.

Pengemudi:“ Haah!”

2. Cerita Lucu Orang Arab Mengerjai Copet

Janganlah Mencopet…Ada seseorang Arab bandel. Mengikuti akhir- akhir ini para pencuri menggila di bis- bis serta metromini, mencuat ilham inovatif buat mengerjain pencopet- pencopet itu. Ia berangkat ke halte Pulogadung buat naik bus bidang Cengkareng, Wisatawan Arab terencana gunakan celana yang tidak memiliki kantung balik serta kantung sampingnya terencana ia bolongin, serta spesial hari ini tanpa celana dalam.

Belum lama bus pergi dari Pulogadung, seseorang rampok mendekati Wisatawan Arab, nampak terdapat suatu yang bernilai di kantung sisi Wisatawan Arab. Sedemikian itu terdapat peluang baik, sang pencuri memasukkan tangannya ke kantung sisi Wisatawan Arab, eh anunya Wisatawan Arab kepegang.

Wisatawan Arab:( Dengan bebas sembari berpaling ke sang pencuri)“ Anda bebas, Ane jerit”.

Terdesak sang pencuri melaksanakan kewajiban terkini hingga ke halte Cengkareng

4. Narasi Lucu Orang dagang Kain Dari Arab

Terdapat seseorang orang dagang dari arab membuka upaya gerai kain di salah satu kota di Indonesia. Ia menjual kain- kain import dari negara ia sendiri ialah arab. Pada sesuatu hari datanglah konsumen asli orang setempat buat membeli kain. Sehabis lama mencari, dilihatnya kain yang bertuliskan“ Dipastikan tidak pudar” serta tercatat pula kalau kain itu ciptaan dari Arab. Saking girangnya orang itu, tanpa banyak pertanyaan ia membeli kain itu serta kembali.

Sebagian hari setelah itu orang itu tiba ke gerai kain sang orang arab itu lagi. Tetapi kali ini orang itu tiba bukan buat membeli kain, tetapi utk komplain kain yang dibelinya. Orang itu memohon uraian hal merek“ Dipastikan tidak pudar” yang tercetak pada kain yang dibelinya sebagian hari yang kemudian.

Owner Gerai:“ Kain itu ciptaan dari arab, jadi bacanya wajib dari kanan ke kiri. bukan dari kiri ke kanan.”

Mengikuti perihal itu, orang yang membeli kain itu juga kembali dengan pilu batin.

5. Narasi Lucu Kaktus Arab

Pada kegiatan penutupan demonstrasi bunga semua bumi, sang pembawa kegiatan menanya pada pemirsa kegiatan terlebih yang butuh diselenggarakan karena seluruh kegiatan yang direncanakan sudah berakhir seluruh, kesimpulannya seluruh sepakat biar delegasi tiap negeri maju bawa bunga kebangsaan negaranya. Namun seseorang delegasi dari negeri Arab tidak sepakat, karena ia sendiri yang tidak sepakat, kegiatan senantiasa dilanjutkan.

Pembawa Kegiatan:“ Saudara- saudara, kita tampilkan ini ia delegasi dari Indonesia.”

Indonesia:( Dengan besar hati)“ Inilah Indonesia dengan Anggreknya.”

Pembawa Kegiatan:“ Buat berikutnya, kita tampilkan ini ia delegasi dari Jepang.”

Jepang:“ Inilah Jepang dengan Sakuranya.”

Pembawa Kegiatan:“ Penonton buat berikutnya, kita tampilkan ini ia delegasi dari Belanda.”

Belanda:“ Inilah Belanda dengan Tulipnya.”

( Sang delegasi dari Arab kebimbangan sebab tidak ketahui ingin membawa bunga apa).

Pembawa Kegiatan:“ Saudara- saudara, inilah delegasi terakhir dari negeri Arab.”

( Si delegasi dari Arab maju ke depan namun ia tidak bawa bunga apapun di tangannya, di tengah pentas ia menyudahi serta ia ambil mikropon).

Arab:( Sembari mengangkut jubahnya)“ Inilah Arab dengan Kaktus Arab- nya.”

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *