Faktor U

Sebagian durasi kemudian, Jon Koplo reuni sederhana dengan sebagian sahabat SMA- nya tahun 70- an. Tetapi tempatnya bukan di Jogja, melainkan di Jakarta, ialah di rumah salah satu temannya, Tom Gembus. Tidak kurang ingat, Jon Koplo mengajak dan istrinya, Lady Cempluk, ke kegiatan itu. Sedemikian itu pula sebagian sahabat Koplo yang lain.

Ke Jakarta, kaum naik sepur api, menemukan korting karcis 20 persen sebab lanjut usia. Sehabis nyaris 5 jam di dalam sepur api, kaum kesimpulannya datang di Jakarta. Mereka langsung mengarah ke beberapa tempat darmawisata dengan menaiki minibus sewaan. Tom Gembus yang jadi sopirnya.

Sehabis dari 2 tempat darmawisata, minibus lekas mengarah ke tempat darmawisata yang lain. Tetapi sebab badannya kelelahan, Jon Koplo juga tertidur lelap di dalam minibus.

Kala bangun, Jon Koplo merasa bingung dengan kondisi di sekelilingnya.“ Kenapa terdapat banyak bangunan besar, ini di mana?” pikir Koplo bimbang.

Di tengah kebimbangannya, beliau terkenang si istri, Lady Cempluk. Lekas didapat handphone- nya kemudian menelepon Cempluk.

“ Kalian di mana?” pertanyaan Koplo.

“ Saya kan semobil denganmu?” jawab Cempluk yang bersandar di bangku depannya.

Jon Koplo njengirat terkejut, terkini siuman jika beliau terletak di minibus yang bawa kaum sahabat ketika SMA- nya dahulu.

“ Oalah, tiwas telepon, jebul kantong mobil,” menyela Tom Gembus yang disambut tawa kecil penumpang yang yang lain tercantum istri Jon Koplo, Lady Cempluk. Sedangkan Jon Koplo cuma mesem kedut mencermatinya.“ Maklum aspek U…”

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *