Cerita Pendek Lucu Anak Sekolah Terkocak

Cerpen Lucu Anak Sekolah

Di sesuatu Halaman Kanak2 terjalin obrolan antara Guru serta Anak didik:

Guru: Coba siapa yg ketahui barang apa saja yg dapat di Hirup..?

Anak didik 1: Es Krim bu Guru..

Guru: Iya baik.. Siapa lagi yg ingin jawab?

Anak didik 2: Lampu bu Guru..

Guru: Ko lampu..?

Anak didik 2: Soalnya mulanya malam aku dengar Makan aku bilang,“ Pah, lampunya matiin esok Makan hirup deh..

 

Cerpen Anak Lucu: Damai Perkenalan

Seseorang guru berarti melatih kanak- kanak didiknya di sekolah dasar buat menyuburkan rasa yakin diri mereka.

Guru itu memohon mereka buat memberitahukan diri sekalian mengatakan keinginan mereka.

Doddi berdiri serta mengatakan,“ Julukan aku Dodi. Jika besar esok aku mau jadi angkasawan, jadi aku dapat berangkat ke Amerika, Eropa, Australia serta serupanya”,

“ Baik sekali Dodi. Terimakasih. Siapa lagi?”, pertanyaan Bu Guru.

Seseorang anak wanita yang bersandar di tengah berdiri serta mengatakan,“ Julukan aku Shanti. Jika besar esok, Shanti mau jadi bunda rumah tangga serta memiliki anak yang manis.”

“ Baik. Jadi bunda rumah tangga ialah keinginan yang agung. Siapa lagi?”.

Sang Zaenal berdiri serta mengatakan,“ Aku Zaenal, esok jika telah besar aku hendak menolong Shanti menggapai cita- citanya…..”.

 

Narasi Pendek Lucu Anak SD: Silih Berbohong

Terdapat seseorang anak didik yang senantiasa telanjur masuk sekolah, serta guru anak didik itu menanya.

Guru: Mengapa kalian senantiasa telanjur masuk sekolah?

Anak didik: Mulanya nganterin adik ke puskesmas, pak!

Guru: Kalian janganlah dusta, saya mulanya berjumpa adikmu dijalan

Anak didik: Wah….. ayah yang dusta, lha wong aku ga memiliki adik!!!!

Bu guru lagi mengabsen muridnya di kategori 1 sekolah dasar:

Guru:“ Nana Yuliani!”

Nana:“ Aku, Bu!”

Guru:“ Denny Hutagalung!”

David:“ Aku, Bu!”

Guru:“ Tono Sutono Meter!”

Tono:“ Aku, Bu!”

Guru:“ Tono, bantu mari sebentar…”

Tono:“ Mengapa, Bu Guru?”

Guru:“ Bunda kira- kira tidak senang serupa julukan kalian. Kalau udah Tono, janganlah pake Sutono lagi. Jadinya abnormal. Bilangin itu ke

ayah kalian, betul!?”

Tono:“ Iya, Bu!”

Guru:“ Ngomong- ngomong, M- nya itu kependekan dari apa?”

Tono:“ Mutono, Bu!”

Sesuatu hari Abdul tiba telanjur ke kategori, bertepatan ia belum

buat PR. Kala lagi bimbang mencari alibi, bunda guru telah terlanjur nanya:

Bunda guru:“ Abdul mengapa kalian telanjur?”

Abdul jawab sekenanya:“ Aku dirampok orang di ekspedisi Bu…”

Bunda guru:“ Astaga, berbahaya sekali, kemudian kalian tidak apa- apa, dul…”

Abdul:“ Ngak apa- apa bu…”

Bunda guru:“ Kemudian begal itu ngambil uang serta beberapa barang kalian tidak??”

Abdul:“ Abnormal loh bu, ia tidak ambil duit serta beberapa barang lain… Ia hanya ngambil Novel PR saya…”

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *