Cerita Lucu Khabib Dan Gurunya

Cerita Lucu Khabib Dan Gurunya

Ini cerita lucu yang menginspirasi. Kala pertama kali Khabib Nurmagomedov latihan di AS untuk UFC, dia diomelin pelatihnya Javier Mendez.

UFC 254 jadi panggung terakhir Khabib Nurmagomedov. Di Fight Island, Abu Dhabi pada Minggu (25/10) dini hari WIB, Khabib menjaga sabuknya dari Justin Gaethje.

Di ronde kedua, ‘The Eagle’ menumpaskan ‘The Highlight’. Lewat triangle choke, Justin dibikin menyerah.

Khabib Nurmagomedov setelahnya memperlihatkan pensiun. Dengan rekor kemenangan 29-0 dan sebagai juara di kelas mudah UFC.

Mari flashback ke awal kisah Khabib Nurmagomedov mengawali karier di UFC. Dari Dagestan, Rusia, Khabib terbang ke California untuk join ke AKA (American Kickboxing Academy) di th. 2011.

Khabib diajak mantan pegulat AS, Muhammed Lawal. ‘King Mo’ begitu julukannya udah memahami bakat Khabib di Rusia dan menginginkan mengajaknya join ke AKA.

Khabib segera dilatih oleh Javier Mendez. Mantan petarung MMA, yang termasuk pendiri AKA.

Di sinilah, awal mula cara Khabib untuk menapaki octagonnya UFC.

“Nama dia lumayan sulit, saya bilang saya panggil kamu Khabib atau Habib. Katanya, apa saja coach terserah kamu rela panggil apa,” kata Javier Mendez terhubung cerita seperti diamati pada The Accent Podcast.
Javier Mendez melanjutkan, Khabib Nurmagomedov begitu bagus bakat gulatnya. Bahkan di dalam pertarungan atas, Khabib terus berkembang dengan baik.

“Khabib tidak dulu kalah di dalam sesi latihan. Okelah dia kalah di ronde pertama atau kedua, tetapi setelahnya dia bisa memenanginya,” ungkap Javier.

“Khabib mempunyai mental bertarung yang luar biasa, tak mudah untuk mempunyai mental seperti itu,” lanjutnya.

Ada satu perihal yang membuat Khabib Nurmagomedov dimarahi oleh Javier Mendez. Rupanya kala sesi latihan, Khabib suka malas memakai pelindung kepala dan pelindung mulut.

“Saya bilang, Khabib pakailah helm pelindung. Kata Khabib, membuat apa coach saya udah jadi biasa bertarung dan tidak memakainya. Saya paksa akhirnya dia mau,” terang Javier.

“Eh ternyata, dia termasuk jarang memakai pelindung mulut. Teman-temannya memberitahu ke saya,” katanya.

Javier Mendez lalu ulang memanggil Khabib. Javier segera bertanya apakah Khabib memakai pelindung mulut?

“Dia cuma diam, menganggukkan kepala. Tapi saya tak percaya, saya bilang buka mulutmu. Dan benar saja, dia tidak gunakan pelindung mulutnya. Lagi-lagi dia bilang tidak terbiasa, aduh Khabib,” ujar Javier.

“Saya bilang kepadanya, Khabib apakah kamu petarung profesional? Iya coach,”

“Khabib, cedera bisa datang kapan saja. Kamu kemungkinan bisa latihan satu juta kali tanpa cedera, tetapi satu latihan selanjutnya kamu bisa saja bisa cedera,”

“Kalau kamu cedera siapa yang bertanggung jawab? Saya, gara-gara saya adalah pelatihmu dan membiarkan perihal itu terjadi. Kalau kamu profesional, ikuti apa kata saya,” tegas Javier.

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *