Cerita Lucu Bu Markonah

Cak Mukidi ke pasar, ingin kulineran rujak cingur yang penjualnya ibu- ibu asal Madura berbadan bahenol bernama Bu Markonah.

” Buk, rujak satu, berapa?” pertanyaan Cak Mukidi.

” Sepoloh rebu.. cak..,” tutur Bu Markonah.

Berakhir dibungkus, Cak Mukidi beri uang dengan duit Rp 20. 000. Markonah bilang,” Cak… tangan aku lagi belepotan, kembaliannya ambil sendiri di mari betul,” tutur Markonah sembari menunjuk bagian dada atas.

Tanpa ayal Cak Mukidi merogoh sebab orang Madura memanglah lazim meletakkan seluruh macem di situ pikirnya.” Tidak terdapat.. Bu.” tutur Cak Mukidi.

Buk Markonah kasih instruksi,” Lebih dalam lagi, lalu, lalu. Ke kanan, ke kiri.”

Cak Mukdi:” Tidak terdapat… Buk.”

” Betul telah,” tutur Buk Markonah.

” Lah lalu mana kembalian aku????” pertanyaan Cak Mukidi bimbang.

Buk Markonah dengan ringan mengatakan,” Biaya rogoh- rogoh sepoloh rebu Cak, sampeyan duga goh- rogoh nang njero baju dalam ku free.”

Mukidi cuma garuk- garuk kepala sembari nyengir mengikuti Bu Markonah

 

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *