Cerita dari Manado

Cerita dari Manado

Ekstrak:( kekhawatiran)” Bunda, mana Ayah?”

Bunda:” Ke luar kota, mengapa anda?”

Ekstrak:( dengan bunyi ayal)” Maaf betul, Bunda. Kayaknya saya berbadan dua, deh.”

Bunda:( terkejut).” Apa? Apa anda bilang!”

Ekstrak:( gemetaran).” Saya berbadan dua, Bunda.”

Bunda:( bersungut- sungut sembari geleng- geleng kepala)” Berbadan dua!”

Ekstrak:” Iya, berbadan dua!!”

Bunda:” Aaaahh, tidak bisa jadi! Anda berbual sajalah! Berangkat anda rehat.”

Ekstrak:” Tetapi akhir- akhir ini, saya kerap muntah- muntah, Bunda.”

Bunda:( mendekati acuh tak acuh)” Aaaahh. Palingan hanya masuk angin aja kalian tuh. Pigi anda beli minyak angin situ. Esok pula membaik.”

Ekstrak:( sesenggukan)” Hikss, hikss. Tetapi mengapa pula saat ini saya senang makan yang asem- asem betul, Bunda?”

Bunda:( dengan jengkel sembari jerit)” Berhentilah anda mengkhayal SARIPUDIN! Engku tempeleng anda esok betul! Pria mana pula dapat berbadan dua serta melahirkan!”

Author: work work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *